Peningkatan Literasi Finansial Petani Tomat Beef Hidroponik melalui Edukasi Break Even Point (BEP) dan Pengembangan Aplikasi Simulasi Harga Jual Berbasis Android
DOI:
https://doi.org/10.70825/jptb.v8i1.2388Kata Kunci:
literasi finansial, Break Even Point (BEP), aplikasi Android, Harga Pokok Produksi, Harga Jual, Job Order Costing, Label Kemasan., tomat beef hidroponikAbstrak
Keberlanjutan usaha tani hortikultura, khususnya tomat beef hidroponik, tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan teknis budidaya tetapi juga oleh kemampuan petani dalam mengelola aspek finansial usaha. Rendahnya literasi finansial menyebabkan petani kesulitan mengidentifikasi struktur biaya, menentukan harga jual yang rasional, serta mengantisipasi fluktuasi harga pasar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi finansial petani tomat beef hidroponik melalui edukasi Break Even Point (BEP) dan pendampingan penggunaan aplikasi simulasi harga jual berbasis Android. Metode yang digunakan Adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui pelatihan, pendampingan praktik, serta monitoring dan evaluasi Bersama mitra kelompok tani Agrotani Lembang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadao biaya produksi, kemampuan menghitung BEP secara mandiri, serta penerapan pencatatan keuangan sederhana. Selain itu, pemanfaatan aplikasi digital membantu petani dalam melakukan simulasi harga dan pengambilan Keputusan usaha berbasis data. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi edukasi finansial dan teknologi digital efektif dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha tani hidroponik.
Referensi
FAO. (2022). Digital agriculture and smallholder farmers: Building resilience and sustainability. Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Garrison, R. H., Noreen, E. W., & Brewer, P. C. (2021). Managerial accounting (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Hansen, D. R., & Mowen, M. M. (2021). Cost management: Accounting and control (8th ed.). Cengage Learning.
Kasmir. (2021). Analisis laporan keuangan (Edisi revisi). RajaGrafindo Persada.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2022). Statistik hortikultura Indonesia. Kementerian Pertanian RI.
OECD. (2021). OECD/INFE 2020 international survey of adult financial literacy. OECD Publishing.
Pratama, R., Hidayat, A., & Lestari, S. (2023). Penerapan pencatatan keuangan sederhana berbasis digital pada usaha pertanian skala kecil. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(1), 55–64.
Rahman, F., & Widodo, T. (2024). Analisis break even point sebagai dasar penentuan harga jual pada usaha hortikultura. Jurnal Akuntansi Terapan, 6(2), 89–101.
Susanti, E., Putra, A., & Kurniawan, D. (2025). Pemanfaatan aplikasi Android dalam peningkatan efisiensi usaha tani hidroponik. Jurnal Teknologi dan Manajemen Agribisnis, 4(1), 22–33.
Trisnawati, E., & Yuliana, R. (2022). Aplikasi keuangan digital sebagai alat pengambilan keputusan UMKM pertanian. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 5(2), 77–88.
World Bank. (2023). Digital technologies in agriculture and food systems. World Bank Group.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabdian Tri Bhakti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




