Implementasi Konsep Cheerful Learning Environment Melalui Penataan Ruang Kelas TK Qur’an Al-Ikhlas Desa Nagreg Kendan
DOI:
https://doi.org/10.70825/jptb.v8i1.2405Kata Kunci:
cheerful learning environment, penataan ruang kelas, zona belajar, PAUD, pendampingan partisipatifAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan konsep cheerful learning environment melalui penataan ruang kelas berbasis zona belajar untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar di TK Qur’an Al-Ikhlas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang melibatkan guru dalam tahapan observasi kondisi awal, perancangan penataan ruang, implementasi zona pembelajaran, serta refleksi dan evaluasi. Implementasi program dilakukan melalui penataan ulang furnitur agar lebih fleksibel, pembentukan empat zona belajar yang terdiri atas zona baca, zona seni dan kreativitas, zona bermain peran, dan zona konstruksi, serta optimalisasi alat permainan edukatif berbasis sumber daya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif pada kondisi fisik dan fungsi ruang kelas, meningkatnya keteraturan area belajar, kemudahan akses terhadap media pembelajaran, serta terciptanya lingkungan belajar yang lebih menarik dan berpusat pada anak. Selain itu, observasi menunjukkan peningkatan keterlibatan anak dalam aktivitas eksplorasi dan interaksi sosial, serta perubahan praktik guru menuju peran yang lebih fasilitatif. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penataan ruang kelas berbasis cheerful learning environment melalui pendekatan kolaboratif dapat menjadi strategi aplikatif dalam memperkuat kualitas lingkungan belajar PAUD.
Referensi
Amperawati, L. et al. (2023) “Meningkatkan Minat Belajar dan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Melalui Penerapan Model Pembelajaran Area,” EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), pp. 47–52. Available at: http://jurnaledukasia.org.
Astriani, M.M. et al. (2020) “Peningkatan Kompetensi Guru PAUD Dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Inovatif,” Pengabdian kepada Masyarakat, 03(04), pp. 366–371.
Budiartati, E. et al. (2007) “Pembelajaran Melalui Bermain Berbasis Kecerdasan Jamak Pada Anak Usia Dini,” LEMBARAN ILMU KEPENDIDIKAN, 36(2).
Hasanah, L. et al. (2024) “Konsep Belajar Anak Usia Dini Menurut Perspektif Umum dan Perspektif Islam,” PAUD AGAPEDIA, 8(1), pp. 73–82. Available at: https://ejournal.upi.edu/index.php/agapedia.
Irchamni, A. (2022) “Teori dan Implementasi Kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD,” Jurnal Ilmiah Pedagogy, 21(1).
Kulsum, U. (2021) “Psikologi Belajar Pada Pendidikan Anak Usia Dini,” An-Nur: Kajian Pendidikan dan Ilmu Keislaman, 7(2).
Mahdiya Alfa, N. et al. (2025) “Kelas Ceria Dengan Mainan Edukatif: Menumbuhkan Semangat Belajar Sejak Dini,” Jalan Cempaka Putih Tengah, 27(27), p. 10510. Available at: http://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat.
Strong-Wilson, T., & E.J. (2007) “Children and Place Regio Emillia,” 1, pp. 40–7. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.1080/00405840709336547
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabdian Tri Bhakti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




