Desain Ruang Seminar Desa Cimenyan, Bandung, Jawa Barat, Berbasis Partisipasi Pengguna untuk Peningkatan Pelayanan Warga
DOI:
https://doi.org/10.70825/jptb.v8i1.2400Kata Kunci:
gambar desain, interior, kantor desa, ruang seminat, cimenyan, partisipatifAbstrak
Desa Cimenyan-Bandung, mitra binaan Universitas Langlangbuana Bandung, melaksanakan program pembangunan ruang seminar di kantor desa. Tim pengabdian masyarakat Universitas Langlangbuana Bandung ikut serta dalam kegiatan tersebut melalui program pembuatan desain ruang seminar berbasis partisipasi pengguna. Program ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan pengabdian masyarakat sebelumnya yang telah dilaksanakan yaitu perancangan interior kantor desa meliputi pantry, ruang rapat, dan ruang podcast sebelumnya demi meningkatkan kualitas pelayanan warga. Intervensi ini mendesak dilakukan karena permasalahan yang dimiliki oleh kantor desa Cimenyan yaitu ruang seminar eksisting, yang krusial untuk sosialisasi dan menjamu tamu, sering mengalami kelebihan kapasitas (overload). Tujuannya adalah mengoptimalkan fasilitas desa melalui rangkaian tahapan: studi pendahuluan, pengukuran lapangan, diskusi partisipatif untuk menyerap aspirasi perangkat desa, pengembangan konsep, hingga penyusunan gambar perencanaan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Lingkup kegiatan ini terbatas pada pendampingan desain dan perencanaan, tidak mencakup konstruksi fisik. Pendekatan partisipatif memastikan desain yang dihasilkan sesuai kebutuhan, menjamin kenyamanan, serta memberikan gambaran biaya yang transparan untuk rencana renovasi. Hasil akhirnya berupa desain ekstensi ruang seminar beserta ruang penunjangnya yang nyaman dengan estimasi biaya terukur, yang diharapkan mampu mengatasi masalah kapasitas dan meningkatkan pelayanan di Kantor Desa Cimenyan.
Referensi
Badan Standardisasi Nasional. (2001). SNI 03-6575-2001 tentang Tata Cara Perancangan Sistem Pencahayaan Buatan Pada Bangunan Gedung. Jakarta: BSN.
Demirel, A. E., Nasim, M. and Alkhalaf, A. (2022). “Towards More Inclusive Housing through Participatory Design.” In VII. Congress on Urban Studies.
Dokumen MOU Universitas Langlangbuana dengan Desa Cimenyan Tahun 2023-2028. (2023). In Universitas Langlangbuana.
Illiyyina, Izzah., Rosa, Nabila Septia. (2025). Pendekatan Top-Down dan Bottom-Up antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Masa Pandemi Covid-19. Public Sphere Review Journal of Public Administration Vol. 4 No. 2 September (2025) Page: 118-126.
Katoppo, M. L. (2021). Menerawang Adaptabilitas Desain Sosial di Masa Pandemik. Penerbitan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Universitas Pelita Harapan.
Profile Desa Cimenyan. (n.d.). Website Resmi Desa Cimenyan. https://cimenyan.desa.id/artikel/2013/7/29/profil-desa
Santoso, E. (2012). Kenyamanan Termal pada Ruang Dalam: Tinjauan Arsitektur Tropis Lembap. Kajian Arsitektur.
Santri, T., Aditya, N. C., Primasetra, A., Pamungkas G Ramdan, & Safaat Firda. (2025). Participatory Interior Design of Meeting Room, Podcast Studio, and Pantry At Cimenyan Village Office, Bandung Regency, West Java. Jurnal Pengabdian Tri Bhakti, 7(1), 8–13.
Tim KKN-T Universitas Udayana. (2023). Skenario dan Strategi Revitalisasi: Upaya Merealisasikan Pembangunan Fasilitas Desa. Denpasar: LPPM Universitas Udayana.
Urip, S. (2014). Strategi CSR (Corporate Social Responsibility). Jakarta: Lentera Hati. (Dikutip terkait pelaksanaan CSR dalam bentuk pembangunan infrastruktur desa).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabdian Tri Bhakti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




