Pemberdayaan UMKM Desa Linggamekar Melalui Strategi Inovatif Menghadapi Digitalisasi
DOI:
https://doi.org/10.70825/jptb.v8i1.2399Kata Kunci:
UMKM, Digitalisasi, branding, ekonomi lokalAbstrak
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM di Desa Linggamekar melalui penguatan legalitas usaha, pengembangan branding, dan peningkatan visibilitas digital. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM setempat meliputi belum adanya legalitas usaha, lemahnya identitas merek, serta rendahnya pemanfaatan platform digital. Kegiatan dilaksanakan melalui KKN Tematik dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD). Tahapan kegiatan meliputi observasi, pendataan UMKM, pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS), pembuatan logo usaha, serta pelatihan pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 10 UMKM berhasil memperoleh NIB, memiliki logo usaha, dan terdaftar secara digital sehingga meningkatkan kredibilitas dan jangkauan pasar. Partisipasi aktif pelaku usaha menunjukkan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya transformasi digital. Program ini membuktikan bahwa pendampingan terstruktur dapat mempercepat kesiapan digital UMKM dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal.
Referensi
Arifin, Z. and Hadi, S. (2022) “Pemberdayaan UMKM berbasis digital marketing dalam meningkatkan daya saing usaha,” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), pp. 112–120.
Badan Pusat Statistik (2023) Statistik usaha mikro kecil dan menengah Indonesia 2023. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Bouwman, H., Nikou, S. and Reuver, M. de (2019) “Digitalization , business models , and SMEs How do business model innovation practices improve performance of digitalizing SMEs ? Digitalization , business models , and SMEs : How do business model innovation practices improve performance of digitalizing,” Telecommunications Policy, 43(9), p. 101828. Available at: https://doi.org/10.1016/j.telpol.2019.101828.
Hidayat, T. and Nugroho, A. (2020) “Transformasi digital UMKM di era industri 4.0,” Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 8(2), pp. 87–96.
Kraus, S. et al. (2021) “Digital transformation in SMEs: A systematic literature review,” Journal of Business Research, 123, pp. 557–567.
Kretzmann, J.P. and McKnight, J.L. (1993) Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community’s assets. Chicago: ACTA Publications.
Nambisan, S. et al. (2017) “Digital Innovation Management: Reinventing Innovation Management Research in a Digital World,” MIS Quarterly, 41(1), pp. 223–238. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.25300/MISQ/2017/41:1.03.
OECD (2021) The Digital Transformation of SMEs. Paris: OECD Publishing.
Porter, M.E. and Heppelmann, J.E. (2014) “How smart, connected products are transforming competition,” Harvard Business Review, 92(11), pp. 64–88.
Rialti, R. et al. (2019) “Big data and dynamic capabilities: A bibliometric analysis and systematic literature review,” Management Decision, 57(8), pp. 2052–2068.
Rusli and Shahnaz, T. (2014) Pengantar metodologi pengabdian kepada masyarakat. Bandung: Penerbit Akademik.
Setiawan, I. and Ramadhan, F. (2021) “Strategi branding UMKM dalam meningkatkan loyalitas konsumen,” Jurnal Bisnis dan Manajemen2, 9(3), pp. 145–154.
Vial, G. (2019) “Understanding digital transformation: A review and a research agenda,” The Journal of Strategic Information Systems, 28(2), pp. 118–144. Available at: https://doi.org/10.1016/j.jsis.2019.01.003.
Zulfikri, Aliya and Fauzan (2025) “Pengaruh persepsi risiko terhadap kepercayaan konsumen dalam belanja online,” Neraca: Jurnal Manajemen dan Ekonomi, 14(3), pp. 1–10.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabdian Tri Bhakti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




