Model Penguatan Kapasitas Perempuan dan Keluarga Berbasis Masyarakat
Strategi Partisipatif dalam Pencegahan Stunting dan Pengasuhan Anak di Desa Sukaraja Kabupaten Kuningan
DOI:
https://doi.org/10.70825/jptb.v8i1.2418Kata Kunci:
Penguatan kapasitas, perempuan dan keluarga, pencegahan stunting, pengasuhan anak, pendekatan partisipatifAbstrak
Permasalahan stunting dan rendahnya kualitas pengasuhan anak masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan keluarga di wilayah perdesaan, terutama akibat keterbatasan akses informasi, rendahnya literasi kesehatan, serta kuatnya pola pengasuhan tradisional. Kondisi tersebut juga ditemukan di Desa Sukaraja, Kabupaten Kuningan, di mana sebagian keluarga masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai pencegahan stunting dan pengasuhan anak yang responsif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun model penguatan kapasitas perempuan dan keluarga berbasis masyarakat melalui pendekatan partisipatif dalam upaya pencegahan stunting dan penguatan pengasuhan anak. Kegiatan dilaksanakan di RW 01 Desa Sukaraja pada bulan Agustus 2025 dengan menggunakan pendekatan Participatory Technology Development (PTD). Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa dan kader posyandu, asesmen partisipatif melalui Focus Group Discussion (FGD), penyusunan intervensi berbasis kebutuhan masyarakat, pelaksanaan edukasi dan pelatihan, serta monitoring melalui pendampingan kader posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pola pengasuhan responsif, pemenuhan gizi, sanitasi, dan pencegahan stunting. Peserta juga mulai menerapkan komunikasi positif dalam pengasuhan anak dan memanfaatkan sumber pangan lokal sebagai alternatif pemenuhan gizi keluarga. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif berbasis masyarakat mampu memperkuat kapasitas perempuan dan keluarga dalam menciptakan lingkungan pengasuhan yang sehat, responsif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di tingkat lokal.
Referensi
Adebiyi, B.O. et al. (2022) ‘Enablers and barriers to effective parenting within the first 1000 days: an exploratory study of South African parents and primary caregivers in low socio-economic communities’, BMC Public Health, 22(1), p. 793. Available at: https://doi.org/10.1186/s12889-022-13179-9.
Huerga, H. et al. (2023) ‘Novel FujiLAM assay to detect tuberculosis in HIV-positive ambulatory patients in four African countries: a diagnostic accuracy study’, The Lancet Global Health, 11(1), pp. e126–e135. Available at: https://doi.org/10.1016/S2214-109X(22)00463-6.
Irvin, D.W. et al. (2021) ‘Capturing talk and proximity in the classroom: Advances in measuring features of young children’s friendships’, Early Childhood Research Quarterly, 57, pp. 102–109. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2021.05.003.
Istyawan, A. (2025) ‘Aplikasi Methodology for Participatory Assessment dalam Asset-Based Community Development di Desa Mekarjaya Kabupaten Sumedang’, Jurnal Penelitian Inovatif, 5(4), pp. 2773–2782. Available at: https://doi.org/10.54082/jupin.1858.
Lee, Y. et al. (2023) ‘Mother-father relationships and child social-emotional adjustment: Mediation through maternal and paternal parenting’, Early Childhood Research Quarterly, 63, pp. 15–23. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2022.11.001.
Li, S. et al. (2022) ‘Depression and sleep disorders among AIDS orphans in an HIV/AIDS high-epidemic area in China’, Child: Care, Health and Development, 48(4), pp. 595–604. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.1111/cch.12964.
Ma, Y. et al. (2023) ‘Family-level factors of early childhood development: Evidence from rural China’, Infant Behavior and Development, 70, p. 101787. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.infbeh.2022.101787.
Mohd Hassan, N.Z.A. et al. (2022) ‘The inequalities and determinants of Households’ Distress Financing on Out-off-Pocket Health expenditure in Malaysia’, BMC Public Health, 22(1), p. 449. Available at: https://doi.org/10.1186/s12889-022-12834-5.
Raynor, D.K. et al. (2020) ‘Experience-based co-design-Adapting the method for a researcher-initiated study in a multi-site setting.’, Health expectations : an international journal of public participation in health care and health policy, 23(3), pp. 562–570. Available at: https://doi.org/10.1111/hex.13028.
Sterie, A.-C. et al. (2021) ‘“It’s not magic”: A qualitative analysis of geriatric physicians’ explanations of cardio-pulmonary resuscitation in hospital admissions’, Health Expectations, 24(3), pp. 790–799. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.1111/hex.13212.
Utami, L.A. et al. (2022) ‘Participatory Learning and Co-Design for Sustainable Rural Living, Supporting the Revival of Indigenous Values and Community Resiliency in Sabrang Village, Indonesia’, Land, 11(9). Available at: https://doi.org/10.3390/land11091597.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Bambang Rustanto, Irniyati Samosir, Sri Ratna Ningrum, Tuti Kartika, Ayi Haryani, Aryohaji Istyawan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




