Lensa Aksara and Agricultural Innovation: Strengthening Literacy Culture and Agricultural Waste Utilization in Sangkanhurip Village

Authors

  • Ari Apriliyan Universitas Langlangbuana
  • Adelia Noviliandri Universitas Langlangbuana

DOI:

https://doi.org/10.70825/jptb.v7i3.2360

Keywords:

KKNM, literacy, community empowerment, sustainable agriculture, waste utilization

Abstract

Desa Sangkanhurip, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, menghadapi dua permasalahan utama, yaitu rendahnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan literasi dan berkurangnya luas lahan pertanian akibat alih fungsi lahan. Kedua permasalahan ini berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan ketersediaan pangan lokal yang berkelanjutan. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Kelompok Kerja Lapangan Mahasiswa (KKNM) ke-12 melaksanakan dua program utama, yaitu Lensa Aksara dan Seminar Pertanian: Petani Tangguh, Desa Tumbuh. Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan akses anak-anak terhadap bahan bacaan dan membekali masyarakat dengan keterampilan mengelola lahan sempit dan memanfaatkan limbah pertanian. Metode yang digunakan adalah Penelitian Aksi Partisipatif (PAR), yang menekankan partisipasi aktif masyarakat sejak tahap perencanaan dan pelaksanaan hingga tahap evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program Lensa Aksara meningkatkan partisipasi siswa dan keterlibatan guru serta mendorong terbentuknya Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Sementara itu, Seminar Pertanian berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pertanian perkotaan, mendorong penanaman mandiri di lahan terbatas, dan memperkenalkan inovasi pemanfaatan limbah sekam padi menjadi briket. Secara keseluruhan, program ini menciptakan sinergi antara peningkatan kapasitas literasi masyarakat dan pemberdayaan pertanian berkelanjutan. Sinergi ini berkontribusi pada pengembangan desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

 

Author Biography

Adelia Noviliandri , Universitas Langlangbuana

Adelia Noviliandri, Universitas Langlangbuana 

References

Apriyanto, M. (2022). Lahan pertanian pangan berkelanjutan. Universitas Islam Indragiri. https://repository.unisi.ac.id/357/1/Mulono%20Apriyanto%20%20Lahan%20Pertanian%20Pangan%20Berkelanjutan.pdf

Khafsoh, N. A., & Riani, N. (2024). Implementation of Participatory Action Research (PAR) In Community Service Program. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 237–253. https://doi.org/10.32815/jpm.v5i1.2034

Prayitno, A. (2024). Urgensi program gerakan literasi desa di Indonesia. Caraka Prabu: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 8(1), 99–126. https://doi.org/10.36859/jcp.v8i1.2245

Safrika, S. (2021). Analisis dampak konversi lahan pertanian terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Pidie. Jurnal Bisnis Tani, 7(1), 37–43. https://ojs.unimal.ac.id/jbt/article/view/4786

UNESCO. (2022). World literacy report: Building critical thinking through reading. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000381585

Published

2025-12-31

How to Cite

Apriliyan, A., & Noviliandri , A. (2025). Lensa Aksara and Agricultural Innovation: Strengthening Literacy Culture and Agricultural Waste Utilization in Sangkanhurip Village. Jurnal Pengabdian Tri Bhakti, 7(3), 58–64. https://doi.org/10.70825/jptb.v7i3.2360