Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Lingkungan Melalui Pelatihan Totebag Ecoprint bagi UMKKM Desa Baros

Penulis

  • Mohammad Yudi Indriawan Universitas Langlangbuana
  • Gelar Fajar Ramadhan Universitas Langlangbuana
  • Livia Widiawati Amanda Universitas Langlangbuana
  • Rakaterra Grisva Igtiberian Universitas Langlangbuana
  • Rita Ananda Universitas Langlangbuana

DOI:

https://doi.org/10.70825/jptb.v7i3.2354

Kata Kunci:

Ekonomi kreatif, Ecoprint, UMKM, Ramah Lingkungan, Pemberdayaan

Abstrak

Desa Baros menghadapi permasalahan UMKM lokal yang belum mengeksplorasi ide produk kreatif baru, sehingga potensi ekonomi desa belum berkembang optimal. Program pengabdian masyarakat ini memperkenalkan inisiatif ekonomi kreatif berbasis lingkungan melalui pelatihan pembuatan totebag ecoprint bagi pelaku UMKM setempat. Pelatihan meliputi edukasi teknik ecoprint – yaitu teknik pewarnaan kain menggunakan pigmen alami dari daun dan bunga tanpa zat kimia sintetis – sebagai alternatif produk ramah lingkungan. Metode pelaksanaan berupa ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan totebag ecoprint. Peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan warga desa dilatih tahapan ecoprint mulai dari mordanting kain, perlakuan daun, pencetakan motif daun di kain, pengukusan, hingga fiksasi warna. Hasil menunjukkan pelatihan ini berhasil memberikan keterampilan baru kepada peserta dalam menghasilkan totebag ecoprint; peserta mampu membuat produk ecoprint yang unik dan ramah lingkungan. Produk totebag ecoprint yang dihasilkan dipamerkan dalam acara Pagelaran Baros Ngahiji, mendapat tanggapan positif dari masyarakat dan pemerintah desa. Hal ini menandakan minat pasar terhadap produk ramah lingkungan tersebut. Pembahasan mengungkap bahwa pengenalan ecoprint membuka peluang bagi UMKM lokal untuk mengembangkan produk bernilai tambah dan berpotensi pasar lebih luas. Kesimpulannya, program pelatihan totebag ecoprint di Desa Baros telah efektif memberikan kemampuan dan ide usaha baru bagi UMKM lokal, serta mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis lingkungan di tingkat desa.

Referensi

Andayani, S., Dami, S., & Es, Y. R. (2022). Pelatihan pembuatan ecoprint menggunakan teknik steam di Hadimulyo Timur. Sinar Sang Surya: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 31–41.

Bagis, F., Badharudin, A. Y., & Hidayah, A. N. (2024). Pelatihan ecoprint sebagai upaya pengembangan UMKM Kabupaten Banyumas. BUDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 1–7.

Barendregt, B., & Jaffe, R. (2014). The Global Rise of Eco-Chic: Green Consumption. London: Bloomsbury Publishing.

Chasanah, A. M. (2017). Batik ecoprint, yang sederhana jadi barang mahal. Diakses dari http://wargajogja.net/bisnis/batik-eco-print-yang-sederhana-jadi-barang-mahal.html (23 Februari 2018).

Ding, Y., & Freeman, H. S. (2017). Mordant dye application on cotton: Optimization and combination with natural dyes. Coloration Technology, 133(5), 369–375.

Hakim, L. (2021). Pemberdayaan UMKM dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(2), 45–55.

Herlina, M. S., Dartono, F. A., & Setyawan. (2018). Eksplorasi eco printing untuk produk sustainable fashion. Jurnal Kriya, 15(2), 118–130.

Irianingsih, N. (2018). Eco Print: Motif Kain dari Daun dan Bunga. Jakarta: PT Gramedia.

Khodijah, I., Afriani, R. I., Yuliah, Y., & Octavitri, Y. (2021). Creative economic empowerment through ecoprint training for PKK cadres as a driver of family economy in Sayar subdistrict Taktakan Serang. International Journal of Engagement and Empowerment, 1(1), 11–19.

Kurniawati, D. Y., Purwasito, A., Habsari, S. K., Purwantoro, A., & Asmara, M. (2024). Empowering women through ecoprint for creativity enhancement in Solo. Dalam Proceedings of the International Conference on Cultural Studies (ICCUS 2023) (hlm. 236–245). Paris: Atlantis Press.

Qusairy, R., Ramadhan, N. S., Adani, A., & Firdaus, R. (2025). Peran ekonomi kreatif terhadap peningkatan kesejahteraan UMKM di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan, 4(April), 264–272.

Saptutyningsih, E., & Wardani, D. T. K. (2019). Pemanfaatan bahan alami untuk pengembangan produk ecoprint di Dukuh IV Cerme, Panjatan, Kabupaten Kulonprogo. Warta LPM, 21(2), 18–26.

Sholikhah, R., Widowati, W., & Nurmasitah, S. (2021). Pelatihan pembuatan ecoprint pada Ibu-ibu PKK di Kelurahan Gunungpati Kota Semarang. Fashion and Fashion Education Journal, 10(2), 81–85.

QS GEN Editorial Team. (2024, January 8). Fostering sustainability: The potentials of eco-printing initiatives for community economy and creativity. QS GEN. (diakses dari https://qs-gen.com/fostering-sustainability-the-potentials-of-eco-printing-initiatives-for-community-economy-and-creativity/)

Unduhan

Diterbitkan

31-12-2025

Cara Mengutip

Indriawan, M. Y., Ramadhan, G. F., Amanda, L. W., Igtiberian, R. G., & Ananda, R. (2025). Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Lingkungan Melalui Pelatihan Totebag Ecoprint bagi UMKKM Desa Baros. Jurnal Pengabdian Tri Bhakti, 7(3), 33–41. https://doi.org/10.70825/jptb.v7i3.2354