Pengembangan Ekowisata Berbasis Bambu dan Teknologi Informasi untuk Mendukung Restorasi Lahan Perbukitan Melalui Partisipasi Masyarakat Lokal
DOI:
https://doi.org/10.70825/jptb.v7i2.2379Kata Kunci:
Ekowisata berbasis bambu, pembenahan lahan bukit, teknologi informasi, pemberdayaan masyarakat, pariwisata berkelanjutanAbstrak
Pengembangan ekowisata di kawasan perbukitan kerap menghadapi degradasi lingkungan dan keterbatasan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan serta promosi wisata. Program ini bertujuan mengembangkan ekowisata berbasis pemanfaatan bambu yang ramah lingkungan melalui pemberdayaan masyarakat dan dukungan teknologi informasi untuk pembenahan lahan perbukitan. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, rehabilitasi lahan melalui penanaman bambu, pembangunan fasilitas wisata berbahan bambu, serta pelatihan literasi digital terkait pemasaran daring, sistem informasi wisata, dan media edukasi berbasis QR Code. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penanaman bambu mampu memperkuat struktur tanah, mengurangi risiko erosi, dan meningkatkan daya tarik visual kawasan wisata. Peningkatan keterampilan digital masyarakat juga berdampak pada perluasan jangkauan promosi dan meningkatnya minat kunjungan wisatawan. Program ini menunjukkan bahwa integrasi konservasi lingkungan dan teknologi informasi dapat memperkuat daya saing ekowisata, mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, serta mendukung pengelolaan pariwisata berkelanjutan berbasis komunitas.
Referensi
Adawiyah, R., Rasyid, R. and Said, A. L. (2023) ‘The Use of Information Technology in Empowering of Tourism Resources and MSMEs in Tanggetada Sub-district, Kolaka Regency, Southeast Sulawesi’, Indonesian Journal of Community Services, 2(2), pp. 100–104.
Astuti, D. et al. (2024) ‘The effect of local community empowerment on digital transformation in cultural and tourism preservation’, JPPM (Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat), 11(1), pp. 1–13.
Guo, L. and Fu, C. (2019) ‘Research on bamboo forest ecotourism development in Xianning city based on SWOT analysis’, in 2019 3rd International Conference on Economic Development and Education Management (ICEDEM 2019). Atlantis Press, pp. 273–276.
Leonandri, D. G., Riau, D. P. and Listiani, T. (2024) ‘Evaluasi dari Kebijakan Pariwisata Geopark dan Strategi untuk Meningkatkan Jumlah Wisatawan yang Berkunjung ke Kabupaten Belitung’, JIP., 29(1), p. 38.
Maddalwar, S. et al. (2024) ‘A global perspective on a bioengineering approach to landslide mitigation using bamboo diversity’, Advances in Bamboo Science. Elsevier, 8, p. 100093.
Pratiwi, P. K. S. (2025) ‘The Design of Eco-Vision Research and Educational Tourism Center in Piyungan Landfill 2.0 Revitalization Project using Regenerative Architecture Principle’. Universitas Islam Indonesia.
de ROZARI ROZARI, P. E., POLINGGOMANG, Y. and FANGGIDAE, A. H. J. (2024) ‘Sustainable Ecotourism and Creative Economy Development Model with Local Wisdom Perspective’, Journal of Tourism Economics and Policy, 4(4), pp. 388–404.
Samal, R., Sahoo, S. and Badavath, N. (2023) ‘Static stability analysis of bamboo grid-reinforced slopes’, Engineering Proceedings. MDPI, 56(1), p. 112.
Setiana, E., Alamsyah, N. and Manurip, A. A. S. W. (2025) ‘Tantangan dan Peluang Gen Z Menjadi Agripreneur di Era Marketplace Digital’, Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB), 4(1), pp. 123–127.
Sugiharto, S. (2025) ‘REVITALIZING LOCAL CULTURE IN SUSTAINABLE ECOTOURISM DEVELOPMENT IN THE DIGITAL ERA’, MSJ: Majority Science Journal, 3(3), pp. 227–234.
Wikananda, T. P. (2025) ‘DESIGN EXPLORATION OF LOCAL BAMBOO MATERIALS FOR AN ECO-FRIENDLY PHOTO SPOT BRIDGE IN KAMPOENG BOENGA GRANGSIL’, DEPOSITORY: Architectural Design Journal, 1(1).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Pengabdian Tri Bhakti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



